Prolog
gue adalah orang yang ekspresif… mostly gue ekspresif… when great emotion involves, you can read it easily from my face…
berangkat dari situ, jadilah kompilasi ini…
Case #5 – Showing Too Much Interest Will Scare Her Off
Jadi kejadiannya waktu itu gue lagi ngejalanin semester 5 kuliah gue… kebetulan gue itu suka nongkrong sana sini (just to make friends)… waktu itu gue lagi nongkrong dekat sama anak2 hukum… dan ada sekumpulan wanita yang berkumpul, duduk2 sambil ketawa2 di ujung sana… gue perhatikan, one of them is a model…
panik2 gak jelas, gue segera susun strategi… gimana caranya misahin dia dari groupnya itu… saking bingungnya… gue tanpa sadar ngeliatin dia terus… terus dan terus sampai akhirnya dia sadar dan lama kelamaan merasa jengah dan pindah tempat tongkrongan…
gue kejar dia dengan melangkah cepat menuju rombongannya…
dan apa yang terjadi…???
mereka merasa di stalk (apa ya bahasa indonya?) dan bergegas ke basement untuk ke mobil dan DROVE OFF!!!
shit… gue ngerasa kayak residivis yang punya niat ngerampok dan memperkosa… 
Quote:
| moral of the story… showing your interest itu bagus… and for me it is a MUST… but… do not showing it too much… too much of everything can never be good… never! |
ps: tapi akhirnya gue bisa dekat dan score with her 
and… this is how i cleaned up my mess!
besoknya setelah gue ditinggal kabur sama tu cewek, gue ngeliat dia lagi ngobrol berdua sama temennya… sama2 lucu dan cantik… tapi temennya yang satu ini badannya berisi… overall lebih oke lah daripada si model yang kurus itu 
tapi tetep… my main target is the model… let’s say her name is kayla and her friend name is fara… setelah 5x narik nafas panjang, gue tenang dan jalan ngedeketin mereka…
this time, my target is fara… she’s just a decoy to approach kayla… it’s a rude way… but i don’t see any other alternatives…
“halo” gue sapa fara, “anak hukum ya?”
“oh… bukan”
“then?”
“ekonomi…”
“aahhh no wonder… i never see you around here… lagi main aja?”
“iya… lagi pengen ketemu dia” sambil nunjuk si kayla
gue liat kayla sebentar dan kembali menatap si fara…
“aaa ic ic… temen lo kemaren kabur gitu pas gue mo kenalan hahahaha”
“yang bener lo?”
“iya… bener… tanya aja sama dia… eh, kita belum kenalan nih!”
dan kita memperkenalkan nama kita masing2…
dari situ, gue ngobrol seru sama fara… si kayla nimbrung2 gitu… tapi selalu gue tanggapi dengan…
“oohh…”
“masa?”
“ic ic”
benar2 komentar2 pendek yang menunjukkan bahawa gue gak ada interest sama sekali ke dia… mukanya makin lama makin bete… pas gue liat mukanya udah mulai dilipat 12x… gue nanya ke si kayla…
“lo finalis (gue sebutin nama kompetisi pencarian bakat modelling di majalah) itu ya?”
“iya… kok tau?”
“iya, adek gue langganan majalah itu. foto lo disana keren. siapa yang motret?”
… dia nyebutin satu nama fotografer …
“ic ic”
setelah itu gue kembali ke fara… kita ngomongin musik, film dll… kayla juga ikut nimbrung2 seru… sekarang udah mulai gue tanggapi serius omongan dia…
and then… ini titik klimaksnya…
“far, liat hape lo dong…”
dia ngasi hpnya dan gue save nomer gue disitu…
“lo ngapain?” fara nanya ke gue…
“ngesave nomer gue… jadi lo gak perlu repot2 nanya” 
“hahahahaha boleh juga… nice move”
“thanks” gue kedip2 a la tahun 70an gitu ke dia sambil ngelirik si kayla…
selama 2 hari gue seru2an telfon dan smsan sama fara… pada hari ketiga ada sms…
“hai sombong”
“siapa nih?”
“me, kayla”
“gue gak ngerasa ngasi nomer gue. dapet dari fara?”
“yeah who else”
“ic ic. wassup?”
“nothing. just bored.”
“why is that?”
“this class is soooo boring”
“then, you have to study. so you won’t have to take it again.”
“i know. but my mood is bad”
“why? btw, does fara know about this? you sending me text”
“dunno. why?”
“just checking. so, you’re sneaking behind her back”
“i’m not sneaking. i don’t have to tell her everything”
“so, i’m your secret lover”
“what makes you my lover?”
“because you do something that you’re not supposed to do. sending me text”
“am i interuptng between you and fara?”
“for me? of course not. for fara? i dunno”
“should i ask for her permission first?”
“it’s your call. i’m planning to keep my hands clean”
“not funny”
“who’s laughing? this conversation is waaayyyy too expensive”
“for only 300 rupiahs per one text? you only spent not more than 36 hundred. you’re so cheap”
“i’m not cheap. i think this is pointless. just a chit chat”
“so, you think we have to meet?”
“when”
“like, today?”
“what time?”
“i’m finished around 4″
“where?”
“at my lobby?”
“not yours. mine.”
“your lobby then. c u there”
hah! masuk lah dia ke jaring gue…
Trik #4 ini sebenernya oke banget. cuma lo harus PD dalam ngejalaninnya. Mind Game ini berawal dari
gue menunjukkan ketertarikan yang lebih kepada temennya
….karena gue lebih banyak ngobrol sama temennya dan gue ngasi nomer hp gue ke temennya,
lalu gue menunjukkan bahwa dia itu punya prestasi dalam bidang modeling yang notabene pria banyak suka sama dia,
dari situ dia tau bahwa reputasi dia sebagai model itu GAK NGARUH sama sekali buat gue dan dia gak bisa ngejadiin itu sebagai bargain power for control terhadap gue…
so… gue yang megang control… perhatiin percakapan diatas… apa gue yang ngajak ketemu? nooooo… dia yang mencetuskan ide itu duluan 
*********************and this is how the story goes********************
dear kayla, i’m writing you this letter to let you know that i am really really sorry for what happened between us several years ago.
masih ingat pas kita ketemu di lobby gedung gue? hahahaha… seru tuh…
“lo bikin gue nunggu 30 menit” lo bilang gitu kan? hehehehe
“memangnya kita ada perjanjian spesifik tentang waktu?”
“hmm nggak sih”
“lalu, kita mau kemana?”
“gak tau”
“my lead?”
“sure. why not”
“kalo gue ngajak ngelakuin yang aneh2?”
“asal jangan ke kuburan atau hunting pastor di jeruk purut”
“deal”
kita kan waktu itu jalan ke MTA ya kei? eh, aku masih boleh manggil kamu kei kan? trus waktu itu kita nonton apa ya? aku lupa tuh. mudah2an sih kamu masih inget ya. nanti ingetin aku ya pas kita ketemu lagi. one day we will meet again. argh enough with the romantic crap. let’s get back to our memories ok kei?
setelah nonton kamu masih inget kita ngapain kei? aku masih. kita jalan2 ke arah kebon jeruk untuk nyamperin pecel ayam kesukaan kamu. iya kan? aku masih sering lewat situ lho kei. aku juga masih inget kita ngobrol apa waktu itu…
“kenapa lo kabur gitu sih pas gue samperin waktu itu, asli gue berasa psycho.”
“ya elah. lo tu nakutin banget tau gak sih. gue berasa ditelanjangin gitu sama mata lo.”
“hmmm… gue lebih pengen pake tangan dari pada pake mata hahahaha”
“dasar porno. trus, kenapa fara?”
“kalau langsung ke lo, apa gue bakal ditanggepin? yang ada pasti lo bakal kabur narik2 fara hahahahaha”
“hahahahaha iya juga ya. berarti emang tujuan lo ngobrol sama fara untuk gue dong.”
“pede amat”
“barusan lo ngaku kan? hahahaha”
“damn! hahahaha keren juga. kenapa lo mau kuliah sih? padahal di model lo udah dapet uang banyak”
“kalo gue udah peot, masih bisa jadi model? pas gue udah bengkak setelah melahirkan, gue masih bisa jadi model? gak kan?”
“ic, brain is everything ya”
“iya. banget”
“so, where to after this?”
“where ever, i just wanna talk to you.”
“me too. ancol?”
“boleh. let’s go”
inget gak waktu pas diperjalanan ke ancol? kamu nyeritain sejarah jakarta. hahahahaha. gila! aku gak nyangka itu keluar dari mulut kamu. nama2 orang2 yang bersangkutan dengan sejarah itu kamu bisa fasih ceritakan. aku sampai detik ini masih amazed sama cerita kamu itu.
sampai di ancol, kita ke pantai. inget dooonggg pas kita turun dari mobil?
“heh, ngapain lo pegang2 tangan gue?”
“biar lo gak ilang ketiup angin. susah nyari yang kayak lo lagi”
“fara?”
“i’ll explain everything to her tomorrow.”
“do not tell her that she’s just a decoy”
“do you think i’m just using her to get to you?”
“yup.”
“padahal sih nggak begitu2 amat”
“duduk disitu yuk”
kita ngobrol hati ke hati. tentang semua. sampe kamu dan aku perang kentut gara2 masuk angin ya hahahahaha gila bener. aku nggak pernah ngebayangin bisa begitu sama cewek secantik kamu kei!
after that, we go to your place. remember? and there’s where the magic happened. we made love.
aku masih inget betapa kamu berkeringat saat aku dan kamu berciuman di tempat tidur kamu. aku gak tau kenapa kamu bisa begitu. mungkin lebih tepatnya nggak peduli ya hahahahahaha… sorry kei… karena panas dan lepek, kamu melepaskan baju kamu. aku terbengong saat melihat kamu telanjang. tubuhmu sepurna. seperti pualam. kuning. halus. lembut. tanpa cela setitik pun. aku pun menemani kamu dalam ketelanjanganmu itu, aku peluk kamu, kulitmu yang berkeringat harum menyentuh kulitku. aku masih ingat rasanya sampai detik ini.
aku ciumi lagi bibirmu sampai kita tertawa terbahak2. ingat kenapa? aku terlalu bernafsu sampai gigi kita beradu hahahaha. aneh banget rasanya. but i missed it. a lot. aku turun ke dadamu, ku kecupi payudaramu yang mungil itu. kamu mendesah pelan. sudah bosan dengan itu aku kembali turun ke bawah. kujilati Ms. V kamu. pelan2 clit kamu kusentuh dengan ujung lidahku. sampai rahangku terasa kaku dan lidahku terasa kering hahahaha baru kamu O.
aku biarkan kamu menikmati O itu. kupandangi wajahmu. cantik. aku bergerak keatas dan kutempelkan my P ke mulutmu. dengan mata terpejam kamu kulum my P. entah kenapa aku bisa rasakan rasa sayang disana. sampai aku merasa cukup, aku masuki dirimu. aku tatap tajam matamu seperti kamu menatap tajam mataku. kugerakkan pinggulku semakin cepat saat nafsuku semakin naik ke ubun2. kegerakkan lebih cepat lagi saat kamu beritahu aku bahwa kamu mau O. dan pada saat kamu O, aku diam sebentar dan aku bergerak lagi. tak lama kemudian aku O di perut kamu.
kamu tersenyum cantik. dan kita bersih bersih. lalu kita tertidur sampai pagi hari. untung ortu kamu lagi di luar kota ya hahahaha.
entah lah. aku takut surat ini terlalu panjang. aku hanya ingin kamu tau bahwa aku akan selalu mengingat setiap detik yang pernah kita habiskan bersama. entah saat kita bertemu, di telfon, dalam hati, bahkan walau hanya dalam mimpi. belum ada yang bisa menggantikanmu kei.
kalau saja aku dapat mencegahmu pergi ke pemotretan di bandung itu, hari ini kita pasti masih bersama. seharusnya kamu masih bisa tertawa riang dan marah2 bodoh di depan wajahku. maybe someday. saat waktuku telah tiba. kita pasti bertemu lagi. pasti!
to my kayla in heaven.
negative_earth
